PEMILU YANG KEMBALI “PRIMITIF”
Judul Artikel : Pemilu Yang Kembali “Primitif”
Penulis
: Tribun Pekanbaru / Theo Rizky
Penerbit
: Kompas
Terbit
: 7 September 2013
Tema
: Politik
No
Halaman
: Halaman 23
Contoh
Resensi Artikel ini adalah sebagai berikut :
Pemilihan umum kepala daerah provinsi Riau 2013 kali ini cenderung primitif.
Pemilihan umum kepala daerah provinsi Riau 2013 kali ini cenderung primitif.
Di era
modern dengan perkenmbangan teknologi komunikasi begitu pesat, komisi pemilihan
umum Riau justru memilih kembali ke zaman baheula.
Masyarakat
Riau di buat heran dengan perasaan kehilangan rasa ingin tahu yang menyakitkan.
Bayangkan dimana-mana bahkan di pelosok tanah air ini saat PILKADA pasti ada
yang namanya perhitungan cepat.
Sejumlah
lembaga survei akan melakukan perhitungan berdasarkan metode pengambilan sampel
untuk menentukan pasangan calon mana yang di prediksi menjadi juara. Stasiun
televisi juga berlomba-lomba menyiarkan perkembangan detik-perdetik kemajuan
perolehan suara.
Akan
tetapi pada saat pencoblosan tanggal 4 september tidak ada satupun televisi yang menyiarkan perkembangan
perhitungan suara secara bertahap karena memang tidak ada data dari lembaga
yang melakukan perhitungan. Seluruh calon mengklaim pihaknya menang, tidak ada
data yang dapat di pegang sebagai pembanding yang dapat diyakini dengan
pendekatan ilmiah.
Ini
adalah “Pemilu terburuk yang pernah di laksanakan di Riau, Primitif”
Keunggulannya artikel ini adalah dalam artikel ini
penulis membahas tentang tidak digunakannya teknologi komunikasi yang ada pada
era modern sepereti sekarang ini.
Kelemahannya artikel ini adalah dalam artikel ini sang
penulis tidak menceritakan siapa kandidat yang berhasil mendapatkan suara
terbanyak.
Pendapat
akhir seharusnya
di dalam proses pemilihan umum, perkembangan teknologi komunikasi harus
digunakan agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan dari hasil pemilihan
tersebut.
Saran di zaman yang modern ini kita harus bisa
mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi yang ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar